MALUKUnews, Ambon: Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Maluku, Brigjen Pol. Murad Ismail-Barnabas Orno (BAILEO) dinyatakan akan memenangkan kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku Juni 2018 mendatang, jika saja ajang pungut suara itu digelar hari ini.

Hal ini disampaikan Direktur riset Jaringan Survey Nasional (JSN), Dafit Zuhendra saat mempresentasikan hasil surveinya dihadapan awak media di rumah Kopi Dolo Kota Ambon, Senin (14/05) siang.

Kemenangan pasangan yang diusung partai PDIP, Gerindra, PKB, PPP, Nasdem, Hanura, PAN dan partai lainnya itu terlihat dari hasil survey JSN yang dilakukan pada awal Mei 2018. Survey dengan metode multistage random sampling itu melibatkan 600 responden dengan kuisioner, seandainya pemilihan langsung Gubernur Maluku dilaksanakan pada hari ini siapa gubernur yang bapak/ibu pilih? Hsailnya, menunjukan tingkat elektabilitas pasangan BAILEO mengalami peningkatan dengan top of mind 24, 30 % disusul pasangan Said Assagaff-Anderias Rentanubun (SANTUN) 22,70 % dan diposisi ketiga ditempati pasangan dari jalur perseorangan Herman Koedubun-Abdullah Vanath (HEBAT) dengan presentasi 21,60 %.

Sementara yang masih merahasiakan pilihannya berada diangka 12,00%, dan belum memutuskan pilihanya diangka 11,20% dan yang tidak tahu atau tidak menjawab presentasinya 8,20%.

Selain tingkat elektabilitas, JSN juga mengukur tingkat ketidak inginan publik Maluku mengkhendaki petahana menjabat kembali dengan kuisioner, apakah ibu/bapak menginginkan atau tidak menginginkan gubernur provinsi maluku saat ini, Said Assagaff menjabat sebagai gubernur provinsi Maluku untuk periode 2018-2023? Hasilnya, 43,2% tidak menginginkan, hanya 26,8 % menginginkan sementara 30,0% belum memberi jawaban.

Hampir 50% pemilih maluku tidak ingin lagi petahana pimpin maluku, “ sementara ini, pasangan BAILEO berpeluang memenangkan Pilgub Maluku, “ terang Zuhendra. (bil)