MALUKUnews, Ambon: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Maluku sampai dengan saat ini belum melaporkan temuan pelanggaran saat dilaksanakannya Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Seram Bagian Timur beberapa waktu lalu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Bawaslu menunggu jadwal sidang di MK barulah akan melaporkan temuan-temuan tersebut,” jelas Pimpinan Bawaslu Maluku Lusia Peilouw kepada, seperti dilansir dari Siwalima, hari ini.

Menyangkut dengan temuan-temuan PSU oleh Bawaslu di Kabupaten SBT, Peilouw mengatakan, nantinya Bawaslu akan melaporkan saat persidangan.

“Kita akan melaporkan temuan tersebut pada saat persidangan. Kita juga akan ikut dalam sidang di MK,” katanya.

Ketika ditanyakan mengenai temuan-temuan tersebut secara detail, Peilouw mengelak dan mengatakan temuan-temuan dimaksud baru akan dibeberkan saat sidang di MK.

Peilouw berharap agar temuan-temuan yang nantinya akan disampaikan dapat dipertimbangkan secara detail oleh MK, sehingga lahirlah sebuah keputusan yang pada akhirnya membawa pencerahan bagi masyarakat Maluku.

“Yang pasti sebagai penyelenggara Pilkada Maluku dan seluruh masyarakat kita berharap MK bisa menilai atau memutuskan sesuai dengan laporan maupun temuan yang ada agar hasilnya dapat memberikan sebuah pendidikan politik bagi masyarakat Maluku,” tandasnya. (S5)