MALUKUnews, Ambon: Herman Koedoboen-Abdullah Vanath, yang akan bertarung di Pilgub Maluku 2018-2023 nanti, bakal menyedot perhatian publik Maluku. Pasalnya, kedua sosok ini pernah bertarung di Pilgub Maluku tahun 2013 lalu secara terpisah, sehingga mereka tentu masih punya basis pemilih.

Seperti diketahui, Herman Koedoboen di Pilgub Maluku 2012 itu tampil sebagai calon gubernur dengan menggunakan tagline MANDAT (Herman Koedoben-Daud Sangadji). Sedangkan Abdullah Vanath saat itu juga tampil sebagai calon gubernur pula, dengan menggunakan tagline DAMAI (Abdullah Vanath-Martin Maspaitella). Kini di Pilgub Maluku tahun 2018 ini, keduanya bergabung dan berpasangan dengan mengusung tegline HEBAT (Herman Koedoeboen-Abdullah Vanath).

Data yang dihimpin Malukunews.co, menyebutkan, saat Pilgub Maluku 2013 lalu, pada putaran pertama MANDAT memperoleh suara sebesar 188.088 atau 24,35 persen. Sedangkan DAMAI memperoleh suara pada putaran pertama 205, 564 atau 26,63 persen dan di puataran kedua sebesar 383,705 atau 49, 6 persen. Jika pendukung kedua sosok ini masih solid di Pilgub Maluku 2018 ini, maka HEBAT bisa melenggang dengan mulus disinggasana.

Kini kedua sosok, Herman Koedoeboen-Abduulah Vanath di Pilgub Maluku 2018 ini bergabung dan mencalonkan diri lewat jalur perseorangan/independen, dengan menggunakan tegline HEBAT. “ Itu artinya MANDAT + DAMAI = HEBAT,” demikian suara sumbang dengan penuh semangat dari salah satu tim pemenanangan HEBAT saat berbincang dengan Malukunews.co, Jumat (09/02).

Dari data yang dihimpun Malukunews.co, Jumat (09/02), hampir dipastikan, pasangan Balon independen ini bakal diakomudir KPU Maluku di Pilgub Maluku 2018 ini. Pasalnya jumlah dukungan sesuai panatauan Malukunews.co dari hasil Verifikasi Vaktual (Verfak) tahap dua di seluruh kabupaten dan kota di Maluku, untuk sementara HEBAT sudah memenuhi syarat. Dan kini hanya menunggu keputusan final saja pada rapat pleno KPU Provinsi yang akan digelar besok. (Tim)