MALUKUnews, Ambon: Bakal calon gubernur Maluku, Irjen Pol. Drs, Murad Ismail (MI) mengatakan rela melepas karirnya sebagai perwira tinggi kepolisian republik Indonesia demi mengabdikan diri pada Maluku.

Meski memikul bintang dua di masa karier gemilangnya, pria kelahiran Waihaong, Nusaniwe, Ambon, Maluku, 11 September 1961 ini, memilih banting stir terjun ke dunia politik dengan ikut sebagi kontestan dalam pemilihan gubernur Maluku 2018 ini.

Pria lulusan Akademi Kepolisian tahun 1985 ini merupakan orang nomor satu di jajaran Brimob Polri. Sejak tahun 2015 yang lalu, Irjen Murad mengemban tugas sebagai Kepala Korps Brimob Polri dan kini sudah bergeser menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Kor Brimob Polri TTK..

Kenapa saya tinggalkan ini semua karena niat saya untuk membangun Maluku, “ ujarnya kepada wartawan usai mendaftar sebagai calon gubernur bersama pasangannya, Barnabas Orno di Kantor KPU Kota Ambon, Rabu (10/01) siang.

Dengan modal jaringan yang kuat dengan pemangku kekuasaan di pusat menurutnya sebuah kesempatan yang tidak bisa disia-siakan semasa mengemban jabatan strategis di negara ini untuk berbuat lebih pada Maluku.

“ Saya akan merasa berdosa jika tidak kembali membangun Maluku padahal kesempatan itu tidak akan datang yang kedua kali tunggu sampai pensiun saya tidak sehebat sekarang ini,” terangnya.

Diakuinya permasalahan Maluku yang paling krusial adalah soal kemiskinan padahal Maluku memiliki sumberdaya alam yang begitu kaya, tapi masyarakatnya miskin. “ Ini permasalahan utama untuk saya harus mengabdikan diri untuk Maluku, “ cetusnya. (fon)