MALUKUnews, Ambon: Ketua Umum DPP Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO), perintahkan kepada ketua dan pengurus Hanura Maluku yang baru, supaya segera menarik semua aset Hanura dari Mantan Ketua Hanura Maluku, Ayu Hindun Hasanussy. Penegasan OSO ini disampikan usai menghadiri pembukaan kongres HMI ke-XXX yang berlanusng di kampus Unpatti, Ambon, kemarin.

Salah satu aset Hanura, seperti dua unit mobil dan lainnya, yang masih dikuasai Hasanussy itu harus segera dikembalikan, atau pengurus Hanura yang baru segera manarik aset-aset itu saja. “ Aset-aset itu khan milik kita, jadi harus dikembalikan kepada pengurus Hanura yang baru,” ujar OSO.

OSO pun berharap, jika Hasanussy dan kroni-kroninya tak kunjung menyerahkan aset partai itu, maka dia setuju kalau pihak kepolisian dilibatkan dalam penarikan aset-aset partai itu. “Ya koordinasi dengan pihak kepolisian. Jangan tunggu lama. Karena aset-aset harus ditarik guna memperlancar kerja organisasi Hanura di Maluku,” ucap OSO seperti dilansir koran kabar timur, kemarin.

Untuk diketahui, bahwa pertengahan Januari 2018 lalu, sejumlah DPD Hanura bersama DPP Hanura yang di kordinir oleh Sekjen DPP Hanura, Syarifudin Suding, sepakat memecat OSO dari ketua umum Hanura. Hanya saja, ditengah kesiapan untuk menggelar Munaslub, Menkumham telah mengeluarkan SK kepengurusan OSO.

Kendati begitu, pihak Suding tetap menggelar Munaslub. Hasanussy yang sebelumnya menyatakan telah memecat OSO, OSO kemudian memecat Hasanussy melalui penunjukan pelaksana tugas ketua DPD Hanura Maluku. Plt ketua DPD Hanura Maluku kemudian menggelar Musdalub.

Hasilnya, Yasin Payapo terpilih menjabat ketua DPD Hanura Maluku. Atas dasar itu, KPU kemudian melakukan verfikasi faktual kepada kepengurusan OSO dari pusat hingga kabupaten/kota, berdasarkan data sipol yang masuk dilembaga penyelenggara pemilu itu. (Qin/KTM)