MALUKUnews, Ambon: Ketua DPD Hanura Maluku versi Harry Lontung Siregar, Ayu Hindun Hasanussy, menaggapi rencana Hanura Maluku versi Oesman Sapta Odong (OSO) menarik seluruh aset Hanura dari dirinya. Menurutnya, aset Hanura yang ada di DPD Maluku ini punya saya pribadi. “ Bangunan DPD Hanura Maluku dan seluruh isinya ini adalah milik saya pribadi yang selama ini digunakan oleh Hanura,” ujar Ayu saat berbincang dengan Malukunews.co di ruang kerjanya, kemarin.

Ayu mengatakan, aset Hanura yang ada itu hanya satu unit mobil ambulance saja. Tapi kami belum bisa serahkan, karena kedua kubu Hanura di DPP saat ini masih bersengketa, dan saat ini sedang masuk dalam ranah hukum. “ Jika dalam putusan pengadilan yang saat ini sedang berjalan itu dimenangkan oleh kubu OSO, barulah mobil ambulance ini kami serahkan. Penarikan aset itu ada mekanismenya, sabar dulu, sidang sengketa dualisme ini masih berjalan,” ujar Ayu.

Legislator dewan provinsi ini juga mengatakan, selama ini ia bangun Partai Hanura di Maluku dengan susah payah. Hasilnya, telah menghasilkan 28 anggota DPRD di seluruh kabupaten/kota dan provinsi. “ Saya dan rekan-rekan pengurus Hanura lainnya juga telah mengantarkan sejumlah kader Hanura menjadi kepala daerah, termasuk Bupati SBB, Yasin Payapo, yang saat ini menjadi Ketua DPD Hanura Maluku versi OSO itu. “ Saya berdoa saja, siapa yang niatnya jahat, pada waktunya ia juga terima akibatnya,” kata Ayu dengan bahasa lembutnya. (Qin)