MALUKUnews, Ambon: Informasi mutasi berhembus kencang di lingkup Pemda Maluku. Para pejabat mulai gelisah, khawatir kena mutasi. “Informasi mutasi pejabat sudah beredar. Para pejabat was-was, takut masuk dalam daftar mutasi,” ujar salah satu staf di biro bagian umum seperti dilansir Koran Siwalima, kemarin.

Menurutnya, informasi mutasi pejabat itu, ada kaitan dengan pilkada Maluku. Pejabat yang tidak mendukung pasangan SANTUN akan didepak. Untuk diketahi, setelah kalah di Pilkada Maluku, Said Assagaff kembali bertugas kembali sebagai gubernur Maluku. “Informasinya seperti itu, yang tidak bekerja untuk petahana akan dimutasikan. Kita kan bawahan, ya kita tunggu saja,” ujarnya.

Informasi akan ada mutasi besar-besaran itu dibantah Kabag Humas Provinsi Maluku, Bobby Pala­pia. “Tidak benar isu yang ber­kem­bang kalau ada pergantian pejabat,” kata Palapia, kepada Siwalima, Senin (9/7).

Menurut Palapia, kalaupun ada, hanya untuk mengisi kekosongan jabatan yang pensiun. “Jadi tidak ada pergantian pejabat di lingkup Pemprov Maluku,” tegasnya. (Qin/S5)