MALUKUnews, Ambon: Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Moksen Atamimi tak mau mengundurkan diri dari jabatannya, padahal yang bersangkutan ikut maju sebagai Calon Legislatif (Caleg) DPRD SBB pada Pileg 2019.

Seperti diketahui, KPU telah resmi menerbitkan Peraturan Nomor 20 Tahun 2018, tentang Pencalonan Anggota DPR, DPRD, dan DPRD. Peraturan ini mengatur seabrek syarat bagi waga yang ingin jadi calon anggota DPR atau DPRD di Pemilu 2019. Salah satu point yang berbunyi, “Bersedia untuk tidak merangkap jabatan sebagai pejabat negara lainnya, direksi, komisaris, dewan pengawas dan karyawan pada badan usaha milik negara dan\/atau badan usaha milik daerah serta badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara’.

“ Yang bersangkutan belum menyatakan bersedia mengundurkan diri padahal keuangan MUI SBB itu bersumber dari uang negara, “ ujar Komisioner Bawaslu SBB, Oktovianus Tehusijarana kepada Malukunews.co di Ambon, kemarin.

Belum diketahui apa alasannya, namun diketahui Atamimi yang juga Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) SBB itu bergeming enggan mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Ketua MUI SBB.

“ Belum tahu apa alasannya yang pasti pihak Bawaslu telah menindaklanjutinya dengan merekomendasikan kepada KPU perihal laporan dan tanggapan masyarakat tentang status yang bersangkutan, “ demikian disampaikan Tehusijarana saat dimintai konfirmasinya menindak lanjut laporan masyarakat SBB beberapa waktu lalu itu.

Ia mengatakan, Atamimi yang ikut Caleg dari partai PAN itu seharusnya menyampaikan surat permohonan dirinya saat mendaftarkan diri di KPU, hanya saja kata Tehusijarana persyaratan administrasi itu bisa juga dilengkapi sampai KPU menetapkan Daftar Calon Tetap (DCT).

“ Yang bersangkutan sudah harus menyatakan diri mundur dari jabatannya sebelum DCT itu ditetapkan, jika tidak yang bersangkutan beresiko di diskualifikasi, “ terangnya.

Untuk diketahui Atamimi dilaporkan salah satu warga SBB di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kabupaten SBB atas perbuatannya melawan hukum. Atamimi ikut dalam caleg DPRD SBB terdaftar dalam DCS nomor urut 1 dari Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan (Dapil) SBB-5. Ia mengemban tugas sebagai Ketua Umum MUI 2014-2019 dan ketua FKUB SBB 2015-2020.

Ia dilaporkan karena dinyatakan belum mengundurkan diri dari jabatannya dan masih beraktifitas di kedua lembaga tersebut dengan menggunkan fasilitas dan anggaran lembaga. (MN-02)