MALUKUnews, Ambon: Jelang Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 Partai Persatuan Indonesia (Perindo) provinsi Maluku tengah melakukan proses penjaringan untuk Calon Legislatif (Caleg) baik tingkat provinsi maupun Kabupaten Kota.

Proses penjaringan Caleg yang mulai dibuka pendaftarannya pada tanggal 21 Maret 2018 lalu itu langsung diserbu peminat yang ikut mendaftarkan diri baik dari internal maupun dari eksternal partai.

Hingga batas waktu pengembalian berkas pendaftaran Caleg tercatat, kontestan yang ikut mendaftar di partai besutan Harry Tanoe Soedibjo itu jumlahnya melampaui kuota yang ditentukan jumlah kursi per Daerah Pemilihan (Dapil).

Data yang berhasil dihimpun Malukunews.co, Senin (03/04) dari tim penjaringan DPW Perindo Maluku, bahwa untuk Caleg tingkat provinsi hingga batas waktu pengembalian formulir pendaftaran pada tanggal 29 Maret 2018 lalu, tercatat untuk Dapil satu, Kota Ambon berjumlah 20 orang. Dapil dua, Kabupaten Buru dan Buru Selatan (Bursel) sebanyak 10 orang. Dapil tiga, Kabupaten Maluku Tengah (Malteng) sebanyak 30 orang. Dapil empat, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) sebanyak 4 orang. Dapil lima, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) sebanyak 9 orang. Dapil enam, Maluku Tenggara, Aru dan kota Tual sebanyak 7 orang, dan dapil tujuh, Maluku Tenggara Barat (MTB) dan Maluku Barat Daya (MBD) sebanyak 19 orang.

Untuk menentukan Caleg yang berhak lolos mendapatkan nomor urut, Perindo Maluku akan melakukan survei para Caleg baik internal maupun eksternal. " Kami benar-benar mengusung Caleg yang potensial, untuk itu lolosnya Caleg ditentukan melalui hasil survei, mulai dari tingkat ketokohan, popularitas, dan tingkat pengenalannya di masyarakat, " ujar Ketua DPW Perindo Maluku," M. Isa Raharusun saat ditemui Malukunews.co di ruang kerjanya beberapa waktu lalu. (MN)