MALUKUnews, Ambon: Wakil Ketua DPD RI, Dr. Nono Sampono, M.Si, bersama staf DPD RI lainnya, melakukan kunjungan ke Parlemen Myanmar untuk mendapatkan informasi tentang konflik yang terjadi di Rohingya. Wakil Ketua DPD RI juga melakukan kunjungan ke KBRI di Myanmar dan melakukukan pertemuan dengan Duta Besar Indonesia untuk Myanmar, Ito Sumardi Djunisantoyo dan Staf Kedutaan. Kunjungan ini telah berlangsung 18-23 Nopember 2017 lalu.

Kelanjutan dari kunjungan pimpinan DPD RI ke Myanmar, di gelar eksekutif briefing yang berlangsung di DPD RI pada tanggal 30 November 2017 lalu. Dalam eksekutf briefing, Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, mempertemukan Duta Besar Indonesia untuk Myanmar, Ito Sumardi Djunisantoyo dan Dubes Myanmar untuk Indonesia, Ei Ei Khin Aye. Hadir juga para pelaku usaha, seprti Kamar Dagang dan Industri (Kadin), Kementrian Perdagangan dan Kementrian Luar Negeri.

Penjelasan Wakil Ketua DPD RI, Nono Sampono, bahwa tujuan dari dilakukan eksekutif briefing adalah mendapat informasi dari sumber pertama atau primer tentang konflik yang terjadi di Rohingya Myanmar. “Kita lebih mengerti dan memahami persoalan yang sebenarnya di Rohingya dan dapat mencari solusi damai atas pelangaran kemanusian di Rohingya,” ujar Sampono dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Minggu (03/12).

Sampono menambahkan, kehadirian pelaku usaha dalam eksekutif brefing, diharapakan agar pelaku usaha di Indonesia dapat melihat peluang bisnis dan invertasi baru di Myamar. Selama ini negara negara Asia Timur, seperti Jepang, China, Korea Selatan mengambil kesempatan untuk berbisnis di Myamar. “Indonesia jangan hanya melihat Myamar sebagai ladang konflik semata, tetapi sebagai ladang bagi investasi yang menjanjikan bagi swasta maupun BUMN,” demikian kata Sampono. (Bil)