MALUKUnews, Ambon: Sebanyak 23 siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Iqro Amaholu di Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku, mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) perdana tahun pelajaran 2017/2018, Senin (19/03), pagi.

Kegiatan USBN berbasis kertas pinsil itu berlangsung mulai hari ini sampai tangal 27 Maret 2018 mendatang. Meskipun sekolah ini masih menggunakan bahan bagunan dari kayu papan, namun tak sampai mengurangi semangat dan kerja keras para siswa untuk mengikuti ujian.

Kepala SMA Iqro Amaholu, Kasman Renyaan, S.Pd, M.Pd, kepada Malukunews, co, via ponselnya, Senin (19/03), siang, mengatakan, pelaksanaan USBN ini baru kali pertama diikuti sekolah ini pasca memperoleh Ijin Operasional Sekolah tahun 2017 lalu.

Kata Kasaman, setelah mengikuti USBN, kemudian akan disusul dengan Ujian Nasional (UN) pada awal April satu bulan mendatang. “ Meskipun baru pertama kali, tetapi kegiatan USBN hari ini berjalan lancar, aman dan tertib,” ujarnya.

Lanjut Kasaman, para siswa peserta USBN ini adalah semuanya jurusan IPS, dengan minat masing-masing terdiri dari 16 siswa pada matapelajaran sosiologi, 5 siswa minat geografi dan 2 siswa lainnya mimilih ekonomi.

Sedangkan terkait sistem penilan dan pemeriksaan Lembar Jawaban Ujian Sekolah Berstandar Nasional (LJUSBN), kata Kasaman, dikembalikan kepada sekolah penyelengara masing-masing, dan hasilnya akan dikirim kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku melalui UPTD setempat.

Kasaman juga menjelaskan, jika ada siswa peserta USBN memperoleh nilai tidak menenuhi standar alias tidak lulus, maka siswa bersangkutan harus mengikuti ujian ulangan, sehingga hasil yang diperoleh adalah benar-benar murni. “ Untuk menjawab soal USBN, siswa harus jujur dan percaya diri,” ujar Kasaman, salah satu pelopor berdirinya SMA Iqra Amaholu ini.

Untuk hari pertama USBN, mata pelajaran yang diujikan adalah Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Indonesia. (Qin)