MALUKUnews, Huamual: Bupati Seram Bagian Barat (SBB), M. Yasin Payapo mempersoalkan pemberitaan salah satu media lokal Maluku yang menyebut namanya terkait proyek jalan di Dusun Olas Kecamatan Huamual, SBB.

Dirinya mengaku terusik lantaran media itu memberitakan dirinya dengan memuat gambar karikatur yang sangat jelek sekali dan mengejutkan, ia menyebut media itu kurang memahami dengan baik proses pengerjaan jalan itu dilakukan atas desakan dan permintaan warga.

" Jangan salah, jangan karena ada sesuatu dalam bentuk ketidakpuasan terhadap bupati terus melakukan hal-hal yang tidak enak dan tidak mampu dipertanggungjawabkan, jadi tolong berita itu berita yang bagus jangan berita itu sifatnya mengejutkan, saya liat ada wartawan-wartawan disepanjang jalan itu, saya sampaikan itu tidak dikerjakan oleh pemerintah daerah itu melalui APBN kita mengerti, kita tau, saya minta media memahami ini dengan baik, " ujar Bupati menimpali wartawan diacara peresmian pelabuhan rakyat Huamual di Negeri Luhu, Kemarin.

Persoalan jalan di Olas Bupati mengaku sudah bertemu dengan sujumlah tokoh masyarakat Dusun Olas, menurutnya, masyarakat sudah sepakat memintanya untuk membuat jalan yang menghubungkan antara pos Loki Jakarta baru hanya dengan jarak 3 KM, hal ini dilakukan untuk memangkas jalan yang ada sepanjang 7 KM, belum lagi bila hujan daerah itu tidak bisa dilewati lantaran banjir dan tumpukan batu dan pasir yang berserkah sepanjang 200 M, mendengar permintaan warga itu bupati berinisiatif untuk segera mengerjakan jalan tersebut. Namun, dalam proses pengerjaannya Bupati dikejutkan dengan pemberitaan salah satu media yang menyebutkan proses pengerjaan jalan itu dilakukan tampa melalui mekanisme tender.

Lantaran itu mantan Ketua LPMP Maluku itu lantas meminta pengerjaan jalan yang sedianya sudah berlangsung hampir sepanjang 1 KM itu dihentikan.

" Saya di jakarta waktu itu surat kabar mulai muncul, akhirnya saya minta tarik semua alat, linggis kecilpun ditarik kosongkan itu wilayah. Saya bikin ini untuk masyarakat bukan untuk saya, " tutur Bupati dengan geramnya. (bil)