MALUKUnews, Piru: Wakapolda Maluku, Brigjen Pol. Drs. Hasanuddin, SH, MH, menegaskan, pelaksanaan Pilkada di Maluku tetap berlangsung aman. Sejauh ini aparat keamanan sudah memetakkan potensi kerawanan konflik, sehinga apapun yang akan terjadi sudah diantisipasi sedini mungkin. Penegasan ini disampaikan Wakapolda Maluku dalam acara tatap muka dengan jajaran Polres Seram Bagian Barat yang berlangsung di Mapolres setempat di Piru, Senin (30/04).

Kata Wakapolda, perkelahian antar pemuda kerap disebabkan akibat minuman keras, gesekan antar pendukung Pasangan Calon (Paslon), konflik komunal serta bentuk intimidasi sangatlah berpotensi menimbulkan kerawanan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat ( Kamtibmas). “ Apalagi Maluku ini adalah daerah bekas konflik. Untuk itu, aparat keamanan diminta selalu melakukan penanganan sedini mungkin atas berbagai potensi yang menimbulkan kerawanan konflik itu,” ujar Wakapolda yang juga mantan Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease ini.

Wakapolda juga menekankan kepada jajaran kepolisian Polres SBB, agar selalu intens melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, terutama dengan tokoh masyarakat guna bersama menjaga keamanan jelang perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku pada Juni 2018 mendatang.

Menurutnya, pemetaan potensi rawan konflik ini perlu diketahui jajaran kepolisian di wilayah hukum masing-masing polres di wilayah hukum Polda Maluku. Hal ini sebagai bentuk kewaspadaan dan kesiapsiagaan aparat keamanan mengantisipasi sedini mungkin timbulnya gejolak kerawanan Kamtibmas yang dimungkinkan terjadi. (Bil)