MALUKUnews, Ambon: Salah satu tokoh masyarakat Seram Bagian Barat (SBB), Samson Atapary, tampaknya gerah melihat kondisi yang terjadi di Desa Latu dan Hualoy di Kecamatan Amalatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Maluku. Ia menyidir keras sikap Bupati dan Wakil Bupati SBB, M. Yasin Payapo dan Timotius Akerina, terkait konflik berdarah yang terjadi di kedua desa itu yang hingga kini belum juga selesai.

Atapary yang juga adalah mantan calon bupati SBB 2017 ini, menuangkan sindiran kerasnya dalam ciutannya di laman Facebook resminya.

Berikut ini adalah ciutan Atapary dalam laman Facebook miliknya yang bernama Sam Atapary yang diunggah, Rabu (08/05), siang ini.

Inilah bunyi ciutannya yang dikutif secara lengkap oleh Malukunews.co:

Bupati & Wakil Bupati SBB di mana ya?

Terkesan sebagai Pimpinan di Daerah sudah tidak punya wibawa lagi. Sampai saat ini tidak punya kebijakan untuk menyelesaikan masalah secara permanen sehingga konflik berlarut2, padahal instrumen penyelesaian masalah sangat banyak, pendekatan kekeluargaan, pendekatan agama, pendekatan adat, pendekatan orang sudara, pendekatan penegakan hukum, dll. Yg pasti Tokoh2 Terhormat Latu & Hualoy tidak hanya tinggal di Negeri Latu & Hualoy, banyak yg tinggal di Luar. Bupati & Wakil Bupati harus segera turun gunung langsung & memimpin membangun rekonsiliasi bersama Tokoh2 terhormat kedua Negeri Bersaudara tersebut.

(Qin)