MALUKUnews, Bula: Pasca banjir bandang yang terjadi di kota Bula, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, yang menyebabkan tiga orang meninggal dunia. Kini pemerintah daerah setempat mulai melakukan pembenahan terhadap berbagai fasilitas untuk pencegahan banjir susulan. Langka pencegahan ini dikemas dalam program Bula siaga, yang di pimpin langsung oleh Wakil Bupati Sseram Bagian Timur, Fachri Husni Alkatiri. Alkatiri bersama stafnya langsung meninjau lokasi banjir, kemarin.

Orang nomor dua di kabupaten SBT itu terus bergerak bersama warga membersihkan sejumlah got dan solokan yang tersumbat oleh sampah akibat banjir tiga hari lalu.

Wupati Bupati SBT ini menjelaskan, banjir yang terjadi hingga menyebabkan 3 orang meninggal tersebut, merupakan banjir yang sering terjadi, di kota Bula, dan kali ini merupakan yang terparah.

“ Banjir ini sering terjadi, namun perilaku bersih bagi masyarakat harus di tingkatkan pula, sebab drainasi dan selokan yang mengaliri air ketikan hujan dalam kota Bula ini, tersumbat akibat pembuangan sampah yang tidak teratur oleh masyarakat” pungkasnya.

Fachri juga mengungkapkan, pasca banjir tersebut, pemerintah daerah menetapkan 3 hari bula siaga. Dengan melibatkan seluruh elemen mayarakat, SKPD, camat hingga kepala-kepala desa. Guna membersihkan lingkungan. (Fit)