MALUKUnews, Ambon: Gubernur Maluku, Said Assagaff mengakui Provinsi Maluku masih menempati peringkat ke empat termiskin di Indonesia. Seperti yang diketahui, capaian kemiskinan tingkat nasional adalah 10.96 persen, sementara Maluku masih mencapai 18.44 persen.

Dalam sambutan pada pembukaan rapat kerja penanggulangan kemiskinan daerah Provinsi Maluku, Selasa (30/06) di Ambon. Gubernur mengatakan, kemiskinan bukan hanya dilihat dari aspek kekurangan pangan, sandang dan papan. Kemiskinan juga berkeaitan dengan tingginya pengangguran yang ada di Maluku.

“ kemiskinan sangat berkaitan dengan besarnya tingkat pengangguran yang ada, saat ini tingkat pengganguran di maluku masih mencapai 10.51 persen. Dan jiika dilihat dari tingkatan pengganguran nasional yakni 5.94 persen, maluku masih tergolong sangat jauh.” Jelas Gubernur.

Ditegaskan Gubernur, untuk mengurangi kemiskinan di Maluku. Setiap kabupaten/kota diwajibkan untuk lebih memperhatikan persoalan dimaksud.

“ Baiknya disetiap program kerja yang ada pada pemerintahan kabupaten/kota masing-masing untuk menyisipkan program penanggulangan kemiskinan, agar persoalan kemiskinan dapat menjadi program kerja prioritas daerah sehinga target pencapaian tingkatan kemiskinan 11.46 persen pada 2019 nanti dapat terwujud.” Harapnya. (Shella)