MALUKUnews, Ambon: Kementrian Agama (Kemenag) RI, Lukman Hakim Saifuddin menaruh perhatian lebih pada provinsi Maluku.

Kali ini dalam kegiatan kompetensi dan budaya kerja penghulu yang diselenggarakan di tiga Provinsi di Indonesia antara lain Sulawesi Tenggara, Bengkulu dan Maluku.

Terkait hal itu, Kakanwil Agama Provinsi Maluku, Fesal Musaad mengatakan sangat memberikan apresiasi penuh untuk Pempus melalui Kementrian Agama karena terus memberikan perhatian ke bumi raja - raja.

Karena menurutnya, kegiatan yang menghadirkan para penghulu ini sangat nembawa keberkahan hingga peserta mesti mengikutinya dengan tanggungjawab.

" Saya sangat terharu karena penghulu di Maluku menjadi perhatian. Hal ini disebabkan karena di Maluku punya sejarah yang kelam, Maluku juga sebagai daerah kepulauan hingga perlu terus dilakukan pendalaman iman bagi para penghulu, " ujar Musad saat berbincang dengan Malukunews.co di kantornya kemarin.

Menurutnya penting melaksankan kegiatan tersdbut karena memang peran para penghulu sangat besar, mereka sebagai ujung tombak NKRI dibidang perkawinan dan dari merekalah kita mendapat pemasukan tersebar.

Disisi lain, Kakanwil mintakan, agar penghulu harus merubah polo pikir yang masih sempit, atau tidak bisa untuk menjadi bisa. Sebab penghulu maupun KUA berperan penting untuk menjaga hubungan Negara dengan Agama, karena tanpa Negara, tanpa agama jelas akan hancur, dan agama kalau tidak dikontrol juga bisa binasa.

" Sebagai seorang penghulu sangat dimintakan untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, " pinta Musad.

Sementara itu, Kasi Bina Kepenghuluan Bimas Islam Kemenag RI selaku Panitia Pusat, mengatakan dalam konteks kekinian penghulu mempunyai peranan penting bagi KUA. Dalam laporannya kegiatan tersebut diikuti oleh 60 orang peserta yang berasal dari para penghulu/KUA di Provinsi Maluku.

Dengan demikian, kegiatan ini dilakukan bagi penghulu agar semakian giat dalam bekerja, hingga bisa meningkatkan kompetensi melalui angka kredit. Selain itu juga penghulu harus kerja secara optimal dan maksimal serta profesional. (SIL)