MALUKUnews, Ambon: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pattimura (Unpatti) yang tergabung dalam Masyarakat Ekonomi Syariah Maluku (MES-MALUKU) melaksanakan Diklat Pasar Modal Syariah. Tujuan diklat ini untuk mensosialisasikan produk-produk ekonomi berbasis syariah, di antaranya adalah berinvestasi di pasar modal yang berpola syariah. Diklat ini bertempat bertempat di auditorium Unpatti, beberapa hari lalu.

Diklat juga dimaksudkan, agar masyarakat Maluku dan kota Ambon khususnya mengenal lebih jauh sehingga tertarik berinvestasi pada saham-saham syariah yang saat ini jumlah perusahaannya sudah cukup banyak di Indonesia. “ Untuk menfasilitasi warga masyarakat Maluku yang ingin berinvestasi di saham syariah dapat melalui PT Philips Sekuritas yang membuka cabangnya di Kota Ambon,” ujar Dr. I. Marzuki; Ketua Bidang Litbang dan AMP; Diklat MES Maluku dalam rilisnya yang diterima Malukunews.co, Sabtu (02/06).

Kata Marzuki, penumbuhan pemahaman dan minat masyarakat akan produk-produk berbasis syariah selain produk perbankan, sangat diperlukan, mengingat tingkat literasi dan inklusi provinsi Maluku tentang perbankan dan pasar modal syariah masih sangat rendah.

Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan, bahwa provinsi Maluku, angka literasi/inklusinya masih sekitar 2-3%, artinya dari 100 baru baru 2 sampai 3 orang saja yang mengenal dan menggunakan produk (perbankan) syariah, padahal hasil kajian menunjukkan, bahwa kelebihan dari produk perbankan dan pasar modal syariah bagi perekonomian masyarakat cukup banyak.

Melalui Diklat inilah, MES bersama OJK ingin menggugah terus kesadaran masyarakat untuk bertransaksi dan berinvestasi dengan sistem syariah. Lebih jauh dari itu, dalam Diklat dihadirkan empat narasumber kompeten yang menyajikan materi, masing-masing adalah Bapak Andry Wicaksono dari OJK Pusat, Irwan Abdollah dari Bursa Efek Indonesia (BEI), H. Kanny Hidayat dari Dewan Syariah Nasional-MUI, dan Ibu Rahma Atika Salampessy dari Phillip Sekuritas.

Diklat diawali dengan sambutan bapak Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpatti dan bapak Direktur Pengembangan Bisnis BEI. Mahasiswa dan dosen dari lima perguruan tinggi (Unpatti, IAIN, Unidar, UKIM, dan POLTEK Negeri Ambon) yang ikut berpartisipasi dalam Diklat ini.

Hal menarik dari event ini adalah, kata Marzuki, bahwa peserta berpraktik langsung melakukan investasi, yaitu membeli saham syariah secara online menggunakan aplikasi yang disiapkan oleh Phillip Sekuritas. Ke depan kegiatan semacam ini akan terus diupayakan oleh MES Maluku dengan harapan angka literasi dan inklusi provinsi Maluku semakin meningkat. (Qin)