MALUKUnews, Ambon: Mantan Tim Seleksi (Timsel) Calon Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten dan Kota di Maluku, berharap pihak kepolisian supaya segera menuntaskan kasus pencatutan nama Timsel yang sudah dilaporkan pada minggu lalu di Polda Maluku itu.

“ Soal pencatutan nama ini kami tidak main-main, karena ini menyangkut kredibilitas kami selaku Timsel. Yang terpenting adalah siapa pelaku dan apa motifnya. Ini yang terus kami kejar. Untuk itu kami minta pihak kepolisian agar segera menuntaskan kasus ini, “ ujar Bachtiar Mahmud, mantan anggota Timsel saat berbincang dengan Malukunews.co di Ambon, Kamis (09/08) pagi.

Mahmud yang diketahui menyeleksi lima daerah yang tergabung dalam zona 1 itu mengatakan, dalam proses tahapan seleksi ada penipuan yang dilakukan oleh oknum yang mengatasnamakan Timsel Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten/Kota se-Maluku. Modus penipuan itu kata Mahmud, dilakukan oleh oknum tertentu dengan meminta sejumlah uang dari peserta calon anggota Bawaslu yang sementara mengikuti proses tahapan seleksi. Modus penipuan itu dengan cara berjanji akan meloloskan para calon dalam tahapan seleksi yang sedang berjalan.

“ Kami sudah laporkan kejadian itu ke Polda Maluku, kami sedang menunggu hasil kerja pihak kepolisian untuk segera menuntaskan kasus ini, “ pinta Mahmud.

Mahmud berharap pihak kepolisian segera mengungkap siapa pelaku, sebab perbuatan yang dilakukannya jelas telah mencoreng nama baik anggota timsel. (MN-02)