MALUKUnews, Ambon: Ketua DPRD Maluku, Edwin Adrian Huwae, SH, resmi melaporkan rekannya sesama pimpinan DPRD yakni Wakil Ketua DPRD Maluku, Ricard Rahabauw, SH, ke Polda Maluku, Kamis (17/05).

Bukti laporan resmi Huwae ini tertuang dalam laporan polisi nomor: LP.B/264/V/2018/MALUKU/SPKT Polda Maluku tertanggal 17 Mei 2018.

Ketua DPRD Maluku ini melapaokan rekannya itu terkait dugaan pencemaran nama baik dan perbuatan yang merugikan hak seseorang sebagai warga negara Indonesia. Di laporan polisi itu tercantum nama Fernando Latumahina sebagai saksi.

”Hari ini saya melaporkan Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Richard Rahakbauw, untuk tindak pidana pencemaran nama baik terhadap diri saya. Laporan hari ini resmi diterima langsung oleh Polda Maluku bagian SPKT,” ujar Huwae yang juga adalah Ketua DPD PDIP Maluku ini kepada pers di Mapolda Maluku, Kamis, pagi ini.

Kata Huwae, dirinya selaku pejabat publik, merasa telah dijatuhkan martabatnya sebagai ketua DPRD maupun selaku ketua DPD PDIP Maluku. “ Saudara Richard Rahakbauw sendiri mengatakan saya sebagai Ketua DPRD Maluku adalah penipu. Itu yang saya tak terima,” ujar Huwae kepada pers.

Sementara itu, Ricard Rahakbauw yang berusaha dihubungi Malukunews.co, untuk diminta tanggapannya, namun belum juga berhasil dihubungi.

Untuk diketahui, Richard Rahabauw adalah Wakil Ketua DPRD Maluku dari Partai Golkar. (Qin)