MALUKUnews, Ambon: Kepala Bidang Urusan Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama ( Kanwil Kemenag) Maluku, H. Yamin, yang dihubungi Malukunews.co, via ponselnya, Jumat (14/09), pagi, mengatakan, seorang jamaah haji tahun 2018, atas nama H. Daeng Masenge yang dirawat di Rumah Sakit (RS) Wahidin Makassar itu, kini sudah ditangani pihaknya. “ Rencananya Jumat sore ini, Haji Daeng sudah bisa diterbangka ke Ambon. Segala perlengkapan terkait hal itu sudah disiapkan petugas kami,” ujar Kabag Urusan Haji dan Umrah, H. Yamin.

Yamin mengakui, biaya rumah sakit sebesar Rp. 15.000.000, itu belum bisa dibayarkan sekarang. Kami sudah bicarakan dengan pihak rumah sakit, untuk bisa mengijinkan Haji Daeng pulang dulu. Kami memberikan jaminan ke pihak rumah sakit untuk segera menyelesaikan biaya rumah sakit setelah jamaah yang bersangkutan tiba di Ambo. “ Kami sudah berkoordinasi dengan Pemda Maluku maupun Pemda SBT, untuk sama-sama bisa menanggulangi biaya rumah sakit itu. Alhamdulillah semuanya berjalan lancar,” ujar Yamin.

Yamin mengatakan, mestinya biaya perawatan jamaah haji Daeng itu dibebankan kepada pihak kantor agama, namun Haji Daeng tidak memiliki surat jaminan kesehatan. Pihak kantor agama hanya bisa melayani jamaah haji yang memiliki kartu jaminan kesehatan jika jamaah tersebut sakit dan dirawat di rumah sakit selama perjalanan haji. “ Meskipun yang bersangkutan tidak memiliki kartu jaminan kesehatan, namun kami tetap melayaninya dengan mencari jalan keluarrnya. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar atas ijin Allah SWT,” ujarnya.

Untuk diketahui, Haji Daeng Masenge asal Seram Bagian Timur (SBT), Maluku, dirawat di Rumah Sakit (RS) Wahidin di Makassar akibat sakit pada saluran kencingnya. Jamaah haji ini tiba di Embarkasi Makassar tanggal 6 September 2018, namun tidak sempat diberangkatkan lanjut ke Ambon mersama rombongan jamaah haji lainnya karena masih dirawat di RS Wahidin Makassar saat itu. (Qin)