MALUKUnews, Ambon: Tiga unit Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Provinsi Maluku masing - masing di Kabupaten Kepulauan Aru, Seram Bagian Timur (SBT) dan Kota Tual, dalam tahun ajaran baru 2018 - 2019 siap difungsikan. Hal ini disampaikan Kepala Bidang PK - LK Dikbud Provinsi Maluku, Jahja S Baljanan kepada Malukunews.co di ruang kerjanya, kemarin.

Lebih lanjut dikatakan, untuk proses penerimaan siswa baru pada tiga sekolah luar biasa ini sesuai dengan hasil rapat dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Drs. M. Saleh Thio, maka kepala sekolah yang akan ditempatkan pada tiga SLB tersebut telah dipanggil dan mereka telah bersedia untuk melaksanakan tugas sebagai kepala sekolah yang merintis dengan menggunakan nota dinas. Hingga nantinya pada 9 Juli 2018, tiga sekolah luar biasa itu mulai melakukan aktifitas pembelajaran karena siswa telah tersedia disetiap sekolah antara 50 sampai 80 orang.

Ditegaskan pula bahwa pembangunan tiga sekolah luar biasa itu sudah ada sejak 2011, namun tidak difungsikan dan sekarang ini harus difungsikan sesuai dengan kebijakan dari Pemerintah Pusat (Pempus) yang mempunyai perhatian kepada anak - anak cacat. Selain itu juga anak - anak cacat sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah, dengan cara mendapat pendidikan seperti sekarang ini yang telah kami lakukan.

" Kami berharap, dengan cara ini dapat membantu anak - anak cacat untuk bisa memenuhi kebutuhan mereka, dan juga mereka bisa menyalurkan bakat dan ketrampilan yang dimiliki, " tandasnya. (SIL)