MALUKUnews, Ambon: Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Maluku mengeluarkan lima pesan dalam menjalankan iba­dah puasa 1439 H. Dalam rilisnya yang diterima Siwalima, Rabu (16/5), Ketua MUI Provinsi Maluku, Ab­du­llah Latuapo me­nye­rukan lima pesan, yakni satu, Ramadhan adalah bulan iba­dah, umat diminta memanfaatkan bulan ini dengan memperbanyak ibadah kepada Allah.

Dua, bulan suci Ramadhan adalah bulan ampunan dan saling me­ma­afkan. Umat Muslim harus meng­gunakan kesempatan tersebut untuk memohon magrifah dan bertobat kepada Allah SWT atas segala dosa yang sudah dilakukan. Selain itu, saling berlapang dada antar sesama, atas segala kekhilafan yang pernah terjadi baik sengaja maupun tidak. Akhiri perseteruan dan saling menghargai serta saling sengketa di bulan yang penuh ampunan ini. Tiga, di bulan suci Ramadhan, peran media massa baik media cetak maupun elektronik sangat penting. Oleh karena itu, segala bentuk informasi/berita atau tayangan yang dapat membentuk opini publik hen­daknya diselaraskan demi kemuliaan dan kesucian bulan suci Ramadhan. Empat, MUI meminta aparat ke­amanan untuk bersikap tegas dalam mewujudkan ketertiban dan rasa aman masyarakat selama bulan suci Ramadhan. Oleh karena itu, segala bentuk pengganggu dan penggoda suasana ibadah Ramadhan seperti rumah mesum/tempat-tempat lo­kalisasi, karaoke/tempat bilyard dan rumah-rumah hiburan yang seronok supaya ditutup. Demikian pula segala bentuk perjudian dan penjualan minuman keras agar dihentikan.

Kelima, kepada masyarakat pada umumnya, hormatilah bulan suci Ramadhan sebagai layaknya pe­nghormatan kita terhadap umat yang sedang menjalani ibadah pua­sanya. Marilah, kita budayakan sikap toleran sebagai orang basudara.

“Selamat menunaikan ibadah puasa, semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan mengampuni segala dosa kita,” ujarnya. (Siwalima)