MALUKUnews, Ambon: Pelaksanaan tes CPNS memang masih dua pekan lagi dilaksanakan namun informasi yang berkembang ada kongkalikong antara panitia penerimaan CPNS daerah dengan sejumlah pejabat untuk meloloskan sejumlah nama pada tes yang akan dilangsungkan pada 27 Oktober mendatang.

Informasi yang berkembang bahwa triknya yang digunakan adalah panitia bisa dengan mudah me­ngagalkan sejumlah peserta tes dengan menghilangkan sejumlah ber­kas calon peserta sehingga nama-nama yang di kirim yang di­nyatakan lolos verifikasi merupakan orang-orang titipan dari sejumlah pejabat tinggi.

Terkait hal tersebut Kepala Badan Kepegawaian Kota (BKK) Ambon Benny Selanno ketika di konfirmasi Siwalima di ruang kerjanya, Senin (13/10) menjelaskan tes CPNS yang akan digelar nanti tetap akan meng­gunakan sistim CAT sehingga infor­masi yang beredar bahwa ada nama-nama titipan pejabat yang akan dilo­loskan itu sama sekali tidak benar.

“Tes dengan sistem CAT ini se­muanya dilakukan dengan komputer dan peserta tidak berhubungan langsung dengan penitia karena berkas peserta diterima dari PT Pos sehingga tidak benar kita melo­loskan sejumlah nama titipan pejabat,” jelasnya.

Dikatakan, para peserta yang dinyatakan lolos untuk mengikuti tes nanti karena memang berkas yang mereka masukan itu sesuai dengan apa yang tertera pada pendaftaran yang melalui website panitia seleksi nasional di pusat.

Saat ini pihaknya sementara mela­kukan verifikasi data dan hampir seluruh berkas para pelamar yang masuk ke panitia tes CPNS telah di verifikasi, nantinya setelah hasil verifikasi data selesai akan dikirim ke pusat untuk diperiksa sebelum pihak Kemenpan-RB mengeluarkan nama-nama peserta tes.

“Para peserta tes ini akan meng­gunakan laboratorium komputer milik SMAN 1 dan SMPN 6 karena kedua sekolah ini memiliki fasilitas komputer yang memadai dan meme­nuhi syarat,” cetusnya. (S5)