MALUKUnews, Ambon: Kali kedua pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di SMA Kristen YPKPM Ambon untuk tahun pelajaran 2017-2018 ini telah meluncurkan sistem PiN, Prestasi Penting Jujur Nomor Satu yang diterapkan kepada peserta ujian.

Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, A. G. Latuheru yang hadir bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku ikut menyaksikan yang ditandai dengan pembukaan sampul ujian dan menekan tombol token UNBK tanda mulai diterapkannya sistem PIN di sekolah itu.

Latuheru pun memberikan apresiasi positif bagi SMK Kristen yang sudah dari tahun lalu itu menjalankan UNBK dan di tahun ini ada inovasi lagi yakni dengan diluncurkannya PIN "prestasi penting jujur nomor satu yang digunakan seluruh peserta ujian.

" Dengan cara seperti ini sesuatu hal yang baik bagi siswa dan juga guru, hingga harus diikuti oleh sekolah lain supaya siswa di Maluku khususnya Kota Ambon kedepan akan lebih baik, " ujarnya kepada pers usai meninjau langsung pelaksanaan UNBK di sekolah itu, Kemarin.

Sementara itu, Kepala SMA Kristen Ambon Dra. Elonamayo mengatakan, ada sebanyak 246 siswa yang mengikuti UNBK, dengan menggunakan 80 unit komputer, hingga penerapan yang kami tempuh dalam UNBK ini terbagi tiga siff dengan tiga server serta satu cadangan dan tiga proktor.

Lebih lanjut dikatakan, tahun ini nilai ujian yang ditentukan pusat harus 5,6 hingga kami sangat berharap siswa bisa mendapatkan target itu bahkan lebih, agar dapat melanjutkan ke Perguruan Tinggi tanpa masalah namun yang kami mintakan dari siswa adalah kejujuran karena itu sangat penting.

Selain itu juga walaupun oleh pemerintah telah memberikan hak bagi guru untuk menetapkan kelulusan, tetapi yang paling penting nilai mesti sesuai dengan target dari pusat.  (JA)