MALUKUnews, Ambon: PT PLN (Persero) wilayah Maluku dan Maluku Utara (M2U) menargetkan seluruh desa di wilayah Maluku terlistriki di tahun 2019.

Peringatan Hari Listrik Negara (HLN) ke-73 tahun 2018 mengangkat tema kerja nyata terangi bangsa. Target manajeman kita harus menerangi seluruh Indonesia sesuai program program Indonesia Terang, sehingga target 2019 tidak ada lagi desa yang belum dilistriki,î kata General Manager PT PLN M2U, Djoko Dwijatno, kemarin.

Ia mengatakan sampai saat ini masih terdapat 400 desa di Maluku yang belum terlistriki, karena itu kita akan kejar hingga tahun 2019, seluruh desa terlistriki.

Kita berkomitmen untuk segera melistriki desa yang masih gelap, agar program pemerintah berjalan dengan baik,î katanya. Djoko mengakui, kendala dalam pembangunan kelistrikan di Maluku adalah faktor geografis yang terdiri dari pulau-pulau, serta masalah infrastruktur.

PLN berkomitmen pembangunan kelistrikan di Maluku rampung hingga tahun 2019, salah satunya perluasan jaringan dan penambahan pembangkit.

Desa yang cepat teraliri lsitrik karena ditunjang infrastruktur yang memadai, seperti pelabuhan dan jalan yang telah memadai, karena tidak mungkin kita mendatangkan mesin tanpa ada pelabuhan, ujarnya.

Disinggung terkait sistem kelistrikan di pulau Ambon, pihaknya mengakui saat ini surplus atau mengalami kenaikan daya mampu mencapai 110 MW, sedangkan beban puncak sebesar 50-52.

Daya mampu kita masih mencukupi, sehingga kita saat ini berupaya mengejar tambahan pelanggan agar daya yang tesedia dapat dimanfaatkan, kata Djoko. (AN/KT)

Sumber: Koran Kabar Timur