MALUKUnews, Ambon: Menjelang hari jadi organisasi separatis Republik Maluku Selatan (RMS) pada tanggal 25 April besok, Kapolda Maluku, Brigjen Pol. Murad Ismael, dengan tegas, mengatakan, masyarakat Maluku supaya jangan terprovokasi dengan isu menyesatkan yang sedang marak disebarluaskan oknum-oknum tertentu.

"Jangan besar-besarkan isu menyesatkan karena aparat keamanan terus siaga memantau stabilitas keamanan intensif secara rutin," kata Kpolda seperti dikutif dari salah satu media lokal, hari ini.

Kapolda mengatakan, untuk memperkuat pengamanan, masyarakat juga harus berperan serta memerangi isu sesat itu. "Pada 25 April besok tidak ada pengamanan istimewa, karena itu sifatnya hari biasa," kata Kapolda.

Dia memastikan telah berkoordinasi dengan Pemprov Maluku maupun Pemkot Ambon untuk memerangi isu sesat tersebut.

Kapolda pun menepis isu tidak benar itu yang saat berkembang, bahwa Alex Manuputty yang disebut-sebut pimpinan eksekutif Front Kedaulatan Maluku (FKM/RMS) berkunjung ke Ambon pada 25 April 2014. "Alex Manuputty itu kan buronan yang diinformasikan saat ini berada di Amerika Serikat, makanya bila dia mau ke Ambon pastinya tiba di Jakarta saja sudah ditangkap," kata Kapolda. (Qin)