MALUKUnews, Ambon: Kegembiraan dalam dalam pesparani kali ini bukan hanya milik umat khatolik, semua umat agama lain juga terlibat di dalamnya. Seperti dalam susunan kepanitiaan, komposisi umat khatolik kurang dari lima persen sisanya kebanyakan umat kristen protestan dan Islam. Pada acara pembukaan dan penutupan, umat agama lain ikut hadir.

Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Nasional I di Ambon yang dibuka Menteri ESDM Ignasius Jonan, ditutup Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise di Lapangan Merdeka Ambon, Kamis (1/11), malam.

" Pesparani ini bukti bawah Maluku menjadi laboratorium kerukunan umat beragama di Indonesia. Mari kabarkan damai ini buat Indonesia, buat dunia, " kata Gubernur Maluku Said Assagaff saat penutupan pesparani.

Said kembali mengingatkan bawah politisasi agama yang dapat merusak kerukunan dan kedamaian. " Semoga kita tidak mudah dibodohi lewat politisasi atas nama agama," katanya.

Duta Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) meraih Juara I untuk Kategori Mazmur Dewasa melalui pemazmur Yasinta Regina Uduk dari Kabupaten Belu, sementara Provinsi Kalimantan Timur meraih juara umum.

Sekretaris Umum Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) NTT, Yakobus Beda Kleden menjelaskan dari 12 kategori lomba yang dipertandingkan, Provinsi NTT memperoleh enam medali emas dan empat medali perak. (Nona)