MALUKUNEWS, Tual: Tim Pemantau Orang Asing (PORA), Rabu, malam, kemarin, melakukan razia warga atas Warga Negara Asing (WNA) yang ada di kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual. Dari hasil razia yang dilakukan itu di home stey sebanyak sembilan orang berhasil terjaring.

Sebilan WNA yang terjaring razia itu, mereka berasal dari negara Belanda, Jerman dan Prancis. Mereka adalah turis yang sedang berlibur di pantai pasir panjang .

Tim pemantau orang asing dibentuk dari dari pusat hingga ke daerah, sehingga keberadaan orang asing dapat dipantau oleh tim tersebut. Kegiatan tersebut melibatkan istansi terkait , seperti , TNI, Polri, ,tokoh masyarakat dan tokoh adat dan dikordinir oleh kantor imigrasi.” Tim pemantau orang asing ini dibentuk sampai ke darah melibatkan semua pemangku kepentingan “ kata Kepala kantor wilayah Kemeneterian Hukum Dan Ham Propinsi Maluku Priyadi di saat melakukan kunjungan kerja Tual (03/11).

Lebih lanjut Priyadi katakan, dari hasil pementauan tim selama ini telah terjaring dua ratus delapan WNA dan dua WNA berhasil ditangkap oleh tni angkatan laut di kabupaten Maluku Tenggara Barat.

Sedangkan untuk kota Tual dan kabupaten Maluku Tenggara, tim pemantau berhasil menjaring lima puluh tujuh orang WNA, antara lain berkebangsaan Myanmar 18 WNA, Thailand 38 dan Kamboja 1 orang. Mereka sudah dipulangkan secara bertahap.

Untuk razia yang di laksanakan untuk memantau orang asing di Tual di lakukan di home satay dan tempat hiburan seperti karoke. “ Ada WNA yang terangkap dalam setiap operasi dan mereka kemudian akan dipulangkan secara bertahap,“ terangnya. (Agus )