MALUKUnews, Ambon: Matahari baru saja muncul. Inilah saat yang tepat menikmati segarnya Laut Maluku Tengah. Apalagi kampung adat Sawai terkenal dengan ragam ikan serta terumbu karangnya yang mempesona. Letaknya pun tak jauh hanya sekitar enam jam perjalanan darat dari ibukota Maluku Tengah, Masohi. Atau hanya tiga jam jika naik perahu cepat.

Salah satu fasilitas yang terkenal di kawasan ini adalah Lisar Bahari, penginapan bernuansa alami yang menjorok ke laut. Uniknya lagi bangunan ini dikelilingi terumbu karang yang menjadi rumah bagi ratusan spesies ikan. Pemandangan ini bisa langsung dilihat dari permukaan air. Selain dimanjakan pemandangan alam yang indah, pengunjung juga bisa melakukan aktivitas lain seperti memancing bersama anak anak Kampung Sawai. Seharian mancing di sini sepertinya masih belum cukup. Siapapun pasti jatuh cinta dengan tempat ini.

Kampung Sawai bisa dibilang lebih dikenal oleh turis asing dibanding masyarakat Indonesia. Terbukti sejak 1990-an pelancong dari berbagai negara di seluruh dunia lebih banyak datang ke tempat ini. Tujuan mereka tentu cuma satu menikmati pemandangan alam dan keramahan penduduk serta ketenangan di wilayah yang sebagian belum banyak tereksploitasi ini. “Di sini tempatnya aman,” kata Anton, wisatawan dari Belanda, belum lama ini.

Satu lagi yang menjadi daya tarik di Sawai adalah upaya konservasi yang dilakukan pemilik penginapan Lisar Bahari. Pola masyarakat yang dulu kerap merusak laut kini telah berubah. Terumbu karang dan berbagai kekayaan laut yang ada kini dipelihara dan dijaga kelestariannya.

Tidak hanya lautan dan pantai, Sawai juga tenar dengan pusat rehabilitasi satwanya. Inilah Taman Nasional Manusela yang jadi tempat burung langka dan dilindungi. Sebagian besar hewan terbang ini bahkan merupakan hewan sitaan dari para penyelundup dan tangan-tangan tidak bertanggungjawab lainnya. Mereka dirawat, dipelihara, dan dilatih hingga akhirnya bisa kembali hidup bebas di alam liar.

Perjalanan ke Kampung Sawai memang sangat menyenangkan. Tidak hanya bisa menikmati lokasi wisata dengan pemandangan yang sangat eksotis, tapi juga bisa belajar menghargai alam dan berbuat yang terbaik bagi kelestarian lingkungan. (L6)