MALUKUnews, Ambon: Tepatnya hari ini, Sabtu 7 September 2013, Kota Ambon genap berusia 438 tahun. Sebuah kebanggaan terbesar bagi kota ini karena masih tetap ada untuk melayani masyarakat.

Upacara HUT Kota Ambon ini dipusatkan di Lapangan Merdeka, Kecamatan Sirimau Kota Ambon, dihadiri oleh hampir semua kalangan yang ada "Sebuah karunia terbesar yang Tuhan berikan kepada Kota ini, kota dengan segala keindahan alamnya, keramah-tamahan warganya, dan kota yang menjadi pusat pendidikan dan perdagangan di Provinsi Maluku," ungkap Gubernur Maluku, Karel Ralahalu dalam sambutan terakhirnya dimasa kepemimpinannya sebagai gubernur Maluku.

Gubernur menuturkan, panggilan jiwa mengabdi dari pemimpin kota dan jajarannya sudah mulai nyata. Sebagai pemimpin di Provinsi Maluku yang menakhodai 2 Kota dan 9 Kabupaten, saya memberikan apresiasi khusus, karena Pemerintah Kota Ambon terus mencatatkan prestasi gemilangnya dari waktu ke waktu.

"Kita harus peka dan antisipatif sebagai bukti kita turut Kalesang Ambon. Maksudnya, kota ini beberapa waktu lalu mengalami musibah banjir dan tanah longsor yang tercatat sangat parah. Pada beberapa tempat, terjadi kerusakan terjangan banjir dan tanah longsor akibat kebiasaan menebang pohon di hutan secara tidak bertanggung jawab, dan pengambilan material bahan galian di hulu sungai secara serempangan," pungkasnya.

Sementara ini Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy mengungkapkan, dirinya masih sangat mengharapkan agar sosok Karel akan tetap menjadi Upu Latu bagi daerah ini, perayaan HUT Kota Ambon disertai dengan pemberian bantuan laptop 200 buah kepada siswa miskin yang berprestasi, kendaraan operasional kepada Korem dan Polres Pulau Ambon dan PP Lease, serta 5 buah Sepeda Motor kepada Camat di Kota Ambon. (Eda)