MALUKUnews, Ambon: Uskup Diosis Amboina, Mgr. Petrus Canisius Mandagi M.Sc, kepada Malukunews mengungkapkan, duet Assagaff-Sahuburua yang akan dilantik ari Senin (10/03) sebagai pemimpin pemersatu Maluku. “Saya harapkan pasangan ini dapat menjadi media pemersatu seluruh golongan yang berada di Bumi Raja-Raja ini," ungkap Mandagi.

Dirinya mengatakan, dengan dilantiknya pasangan tersebut sebagai Gubernur Maluku dan Wakil Gubernur Maluku periode lima tahun mendatang, tentunya menuai banyak harapan dalam menata dan membangun provinsi ini kedepan. Menurut Mandagi, menjadi media pemersatu seluruh kalangan yang ada di tanah raja-raja ini, dapat mengatasi seluruh problematika yang terjadi diantaranya konflik antara desa dan perkelahian yang sering menghiasi jalannya demokrasi di daerah ini.

"Lewat kehadiran pasangan tersebut, masyarakat Maluku harus menuai perubahan diantaranya harus damai dan tidak lagi berkelahi. Kalaupun ada masalah dibawa ke hukum bukan harus menggunakan hukum rimba,"jelasnya. Pasangan tersebut juga diharapkan dapat melaksanakan keadilan dengan tidak berpihak pada satu golongan. Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Maluku yang baru dilantik, Tuturnya, pasti terdapat banyak kritikan dan tantangan yang akan dihadapkan bagi pasangan tersebut, sehingga saya menghimbau untuk tetap bertahan dalam tantangan tersebut.

"Karena orang yang bertahan dalam cobaan akan keluar sebagai pemenang,"tuturnya seraya menambahkan pasangan SETIA harus menjadi pasangan yang merakyat. Orang nomor satu pada jajaran umat Katholik juga mengharapkan agar pihak TNI/Polri dapat menjaga ketat keamanan di daerah ini sehingga keamanan dan kedamaian selalu terpancar dari Maluku. (Eda)