MALUKUnews.co, Ambon: Komisi II DPRD Kota Ambon, rencana akan memanggil Kepala Badan Kepegwaian Daerah (BKD), Kadis Peendidikan dan Kebudayaan Kota Ambon, terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan dua ASN terhadap para kepala sekolah dan guru se-Kota Ambon.

" Apabila terbukti ada pungli yang dilakukan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan itu, maka secepatnya kami akan panggil oknum-oknum tertentu. Tujuannya untuk meminta keterangan dan penjelasan terkait hal ini," ujar Ketua Komisi II DPRD Kota Ambon, Jafri Taihutu kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (15/04).

Kata Jafri, jika memang terbukti ada dugaan praktek pungli tersebut, maka komisi II DPRD Kota Ambon bertindak dan tentu akan mengacu kepada aturan yang berlaku. " Kkan ada aturan, untuk di proses secara hukum. Makanya kita ingin minta penjelasan dan verifikasi dulu ke Kepala Sekolah termasuk kepada guru yang katanya dipungli itu,” jelasnya. (Hasrat)