MALUKUnews, Ambon: Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 (C19) Kota Ambon, Joy Adriaansz, masyarakat tak perlu khawatir atas kabar meninggalnya seorang pasien corona yang beberapa hari dirawat di RSU Dr. Haulussy Ambon, Minggu (03/05), pagi tadi.

Kata Joy, pengurusan jenazah Covid-19 sudah melalui prosedur khusus dan ketat oleh pihak rumah sakit. Yaitu jenazah dibungkus dalam kantong jenazah yang sangat rapat, selanjutnya dimasukkan ke dalam peti yang tertutup rapat. “ Dan kemudian peti jenazah tersebut disemprot disinfektan,” ujar Joy.

Alasan lainnya adalah, lanjut Joy, petugas pemakaman yang bertanggung jawab mengubur jenazah sebelumnya sudah dilatih secara khusus untuk melakukan prosedur pemakaman jenazah Covid-19 dengan benar dan aman. Selain itu petugas juga menggunakan APD yang lengkap saat melakukan proses pemakaman,” ujar Joy.

Joy menambahkan, alasan berikutnya dan yang penting adalah, Virus Corona atau COVID-19 tidak akan bertahan lama diluar tubuh manusia bahkan virus tersebut akan segera mati begitu jenazah dimakamkan.

Joy menjelaskan, Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 kota Ambon, telah melakukan rapid test selama tiga hari terakhir, dari hasil tracking pasien 011, 015 dan 016, berjumlah 530 orang dengan keterangan hari I sebanyak 216 orang, hari II sebanyak 189 orang dan dan hari III sebanyak 125 orang. (Tanda) da)