MALUKUnews, Ambon: Para tenaga medis dan tenaga administrasi di RSUD Haulussy Ambon rame-rame terpapar virus corona atau Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Meikyal Pontoh kepada wartawan di kantor gubernur Maluku, kemarin, mengatakan, sebanyak 22 tenaga medis dan tenaga administrasi pada RSUD Haulussy Ambon setelah diperiksa dengan rapid test dan hasilnya reaktif. “ Dari 100 tenaga medis dilakukan raptid test, hasilnya sekitar 22 orang menunjukan reaktif,” ujar pontoh.

Langkah melakukan rapid test terhadap para tenaga medis dan administrasi itu, kata Pontoh, karena diketahui seorang pasien positif Covid-19 berinisial DAS (35) asal SBB meninggal saat di rawat di RSUD Haulussy namun tidak ditangani sesuai protokol Covid-19.

Pasalnya pasien yang berinisial DAS itu selama ditangani pihak medis dengan riwayat penyakit ginjal bukan Covid-19. Ternyata almarhum belakangan baru diketahui hasil swab nya postif Covid-19. “ Saat ini pelayanan RSUD Haulussy sementara di batasi untuk pasien umum,” ungkapnya. (Qin)