MALUKUnews, Ambon: Puluhan mahasiswa dari Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menggelar aksi damai menyambut kedatangan Ketua KPK, Firli Bahuri di Ambon, Kamis (24/09), pagi.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa ini mendesak supaya perbagai kasus korupsi di Maluku segera diusut tuntas. Aksi ini digelar di Gong Perdamaian dan dilanjutkan di kantor Gubernur Maluku.

Dalam aksi ini, para mahasiswa menyoroti banyaknya dugaan kasus korupsi di Maluku yang tak kunjung ditagani tuntas. Mereka mendukung KPK untuk segera mengambil alih kasus - kasus korupsi yang terjadi di bumi raja - raja itu.

Dalam aksi itu, mahasiswa membawa berbagai poster yang bertuliskan "Selamat Datang KPK", "Mendukung KPK Memberantas Korupsi di Bumi Raja - Raja" dan lainnya.

Soleh Sowakil, Korlap Aksi, dalam orasinya mengatakan, banyak dugaan kasus korupsi yang saat ini mangkrak. Seperti korupsi pemotongan alokasi dana di 92 desa di Kabupaten SBB, mafia SPPD fiktif senilai 6M, korupsi APBD 2015 di Maluku Tengah, dugaan gratifikasi Bupati Buru Selatan, Tagop Soulisa, korupsi Mantan Sekda Buru, Ahmad Assagaff yang kini sudah tersangka. Ada juga dugaan kasus korupsi lampu desa dan alun-alun Kota Mamlea yang kini hilang begitu saja.

“ Kami sangat menaruh harapan dan apresiasi besar kepada KPK dibawah kepemimpinan Firli Bahuri, agar kembali melihat sejumlah kasus dugaan korupsi di Maluku, yang saat ini masih jalan di tempat,” teriak Korlap Sowakil dalam orasinay itu.

Para pendemo ini, juga berharap agar KPK mengambil alih semua kasus korupsi tersebut untuk diproses lebih lanjut sesuai dengan kewenangan KPK yang ada, sehingga proses hukum bisa berjalan adil. (Mg-02).