MALUKUnews.co, Ambon: Genderang perebutan jabatan Sekretaris Pemerintah Kota Ambon mulai ditabuh, seiring dengan terbentuknya panita seleksi.

Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Sekretaris Kota (Sekot) Ambon sendiri telah telah membuka pendaftaran selama beberapa hari dan kini secara resmi menutup pendaftaran calon Sekot itu pada, Senin (11/10), malam.

Tercatat ada tujuh nama yang sudah terdaftar untuk memperebutkan jabatan tertinggi ASN di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, baik dari internal maupun dari eksternal Pemkot Ambon.

Kepala Badan (Kaban) Kepagawaian dan Pengembangan SDM Kota Ambon, Benny Selanno seperti dilansir dari laman ambon.go.id, mengatakan, ketujuh bakal calon yang mendaftar itu, lima pejabat dari Lingkup Pemkot Ambon, satu pejabat dari Pemprov Maluku, dan satu pejabat yang datang jauh-jauh dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ketujuh nama itu adalah, yang berasal dari internal Pemkot Ambon, di antarannya Fahmi Salatalohy (Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat). Rulien Purmiasa (Asisten Administrasi Umum). Enrico Matitaputty (Kepala Bappeda-Litbang Ambon). Jopie Silanno (Inspektur Kota Ambon), dan Joy Adriaanzs (Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian)

Sementara dari luar Pemkot, yakni dari Pemprov Maluku yakni Samuel Huwae, dan satu pejabat dari Nusa Tenggara Timur (NTT) atas nama Agus Ririmase.

“Tentunya tujuh orang pendaftar itu sudah lengkap berkasnya, tinggal mereka mengikuti tahapan selanjutnya sesuai undang-undang yang berlaku,” jelas Selanno.

Seperti dikutif dari ambon.go.id, Selasa (12/10), Selanno mengatakan, peserta yang dinyatakan memenuhi syarat seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak integritas dan moralitas, berhak mengikuti tes kesehatan dan kejiwaan.

“Selain itu, tes kesehatan dan kejiwaan akan dilakukan secara mandiri oleh masing-masing peserta di rumah sakit yang ditunjuk oleh pansel, dan hasilnya wajib diserahkan ke sekretariat panitia seleksi,” tandas Selanno.

Sesuai jadwal, pengumuman hasil seleksi administrasi dan penelusuran rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas pada 11 Oktober 2021. Tes kesehatan dan kejiwaan 12 -13 Oktober 2021, dan pengumuman hasil pada 14 Oktober 2021.

Seleksi kompetensi, yang terdiri atas kompetensi manajerial dan sosial kultural 15-16 Oktober 2021, dan pengumuman hasil seleksi 16 Oktober 2021.

Seleksi kompetensi teknis 19-20 Oktober 2021, pengumuman hasil seleksi 21 Oktober 2021. Wawancara akhir 22-23 Oktober 2021, dan pengumuman hasil akhir seleksi 26 Oktober 2021.

Untuk diketahui, Sekot Ambon, AG Latuheru sendiri akan memasuki masa pensiun pada 1 Desember 2021 mendatang. (Mar)