MALUKUnews, Ambon: Gugus Tugas (Gustu) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ambon, yang melakukan rapid test massal di pasar Mardika Ambon hanya diperuntukkan untuk para pedagang yang memiliki KTP Ambon saja. Sedangkan yang tidak mengantongi KTP tidak diizinkan untuk ikut rapid test.

Rapid test yang dilakukan secara massal ini dalam rangka tracking, menyusul salah seorang pedagang pasar Mardika berinisial LS yang meninggal akibat positif Covid-19 beberapa hari lalu.

Reporter Malukunews.co, Raait Warang, melaporkan langsung dari lapangan, menyebutkan, hampir seratus 100 orang yang terlibat untuk di rapid test oleh petugas Gustu Covid-19.

Seorang pedagang yang ditemui Malukunews.co mengaku, ia ditolak petugas kesehatan untuk dirapid test. Alasannya, ia tidak punya KTP Ambon. “ Katong yang seng pung ada KTP seng diizinkan petugas untuk ikut uji rapid test abang," jawab seorang pedagang singkat saat ditanya Malukunews.co.

Malukunews.co berusaha mengkonfirmasi pengakuan seorang pedagang itu kepada petugas kesehatan Gustu Covid-19, petugas kesehatan berusaha menghindar sambil mengatakan, nanti tanya ke ketua saja. Sayangnya ketua sendiri tidak berada di tempat. (Ait)