MALUKUnews.co, Ambon: Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon, lewat Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD), melakukan penegasan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Ambon maupun masyarakat untuk tidak mudik lebaran idul fitri 1442 Hijriyah.

Penegasan ini merujuk kepda surat edaran pemerintah pusat sejak tangal 6-17 Mei 2021, yang tidak diperkenangkan untuk melakukan mudik. “ Ini tentu perintah, oleh karena itu tim satuan tugas (Satgas) Covid-19 akan terus bekerja sesuai arahan dan petunjuk pemerintah pusat, " ujar Kepala BKD Benny Selanno kepada Malukunews.co di balai Kota, Jumat (23/04).

"Diharapkan kepada semua ASN Pemerintah Kota Ambon, wajib hukumnya untuk melakasanakan instruksi pemerintah itu guna memutus mata rantai Covid-19,” ucap Benny.

Lanjut Benny, atas dasar larangan itu, tentu menjadi batasan untuk ASN Pemkot untuk tidak lagi mengunakan fasilitas negara, dalam hal ini kendaraan roda empat maupun roda dua untuk mudik.

Berdasarkan peraturan Pemerintah nomor, 53 tahun 2010 tentang disiplin pegawai. Disitu ada kewajiban yang harus ditaati oleh setiap ASN terhadap seluruh perintah UU atau aturan yang melarang menggunakan fasilitas negara baik yang cuti mau pun berlibur pada saat hari raya idul fitri 1442 hijriyah. (Hasrat)