MALUKUnews, Ambon: Setelah 2 kali mangkir dari panggilan Propam Polres P Ambon dan PP Lease untuk menghadapi sidang disiplin anggota kepolisian, Bripka Ongen Syauta bakal dijemput paksa.

Hal ini ditegaskan oleh Kasi Propam Polres P Ambon dan PP Lease Ipda Th. Keliombar kepada malukunews di ruang kerjanya pagi ini.

"Sudah dua kali tidak datang dengan alasan sakit. Hari ini panggilan ketiga dan kalau tidak datang juga maka saya akan perintahkan anggota saya untuk jemput dia (Syauta-red) secara paksa untuk jalani sidang disiplin," tegas Keliombar.

Petinju nasional kelas berat yang pernah mengharumkan nama Indonesia di ajang Sea Games menjelaskan bahwa Syauta telah menjalani masa tahanannya selama 21 hari dan setelah itu akan diajukan ke sidang disiplin.

Syauta bakal jalani sidang disiplin selaku anggota kepolisian karena melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap seorang remaja tanggung beberapa waktu yang lalu.

Saat itu, Syauta yang menjabat Kanitreskrim Polsek Baguala bersama dua anggota polisi lainnya yaitu Brigadir Aldon Pessy, anggota Polsek Baguala serta Briptu Polly Lawalata, anggota Brimob Polda Maluku melakukan tindak pidana pengeroyokan terhadap Berly Alfaris (17) di Lateri.

Tindakan ketiga oknum polisi ini melanggar pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara lima tahun enam bulan. (MNC).