MALUKUnews, Ambon: Netizen mempertanyakan lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang pernah dijanjikan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, yang diperuntukan khusus untuk korban Covid-19. Pasalnya lahan TPU seluas 1,8 ha hingga saat belum ada kejelasannya, sementara korban Covid-19 mulai berjatuhan.

Netizen mempertanyakan lahan TPU itu menyusul, Jumat (01/05), hari ini, seorang pasien yang meninggal diduga akibat Covid-19 dimakamkan TPU di Rumahtiga Ambon. Padahal lahan TPU untuk Covid-19 itu, kata Walikot Ambon, Richard Lohenapessy sudah disipakan.

“Mana janjinya pak walikota. Seseorang yang meninggal akibat Covid-19 tadi pagi telah dimakamkan di TPU biasa. Mana janji TPU khusus Covid-19 seluas 18, hektare itu,” kritik salah satu Nitizen.

“ Anda…kalian semua media yang juga selaku masyarakat Maluku seharusnya membantu dan menanyakan lahan TPU 1,8 hektar yang pernah dijanjikan wakikota Ambon itu,” ujar Richard Pattipeilohy dalam postingan komentarnya di laman facebook Redaksi Malukunews. (Mar)