MALUKUnews, Ambon: Ketua Badan Koordinasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Maluku, Zulkipli Lestaluhu, menegaskan, bahwa masyarakat jangan sampai menghambat proses pembangunan infrastruktur yang saat ini dibangun di Maluku. Maluku saat ini tengah gencarnya membangun jangan sampai diganggu, karena dikhawatirkan bisa merugikan kita sendiri. Demikian pernyataan Lestaluhu saat dimintai komentar via ponselnya, Senin (09/09), siang.

Menurut Lestaluhu, Kelompok masyarakat yang mengatasnama Koalisi Organisasi Masyarakat Sipil (KOMS), yang melakukan aksi demontrasi di kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Maluku dan Maluku Utara beberapa hari lalu, merupakan cerminan yang tidak baik. Karena hal tersebut bisa mengganggu proses jalannya sejumlah proyek mercusuar di Maluku, seperti salah satunya pembangunan Jembatan Merah Putih (JMP) di Ambon, yang menghubungkan Poka dan Galala. “Mari kita semua membantu melancarkan pembangunan di Maluku dan jangan diganggu,” pinta Lestaluhu.

Saya atasnama Ketua BKPRMI Maluku sangat memberikan apresiasi kepada Kepala BPJN Maluku dan Maluku Utara, Ir. Jefri Pattiasina, MT. Pattiasina yang nota benenya adalah putera Maluku selama ini dinilai telah banyak berbuat kepada Maluku. Kepala BPJN Maluku dan Malut yang kali ini baru dipegang oleh putera daerah perlu kita bantu. “ Jangan hanya ada kepentingan yang tidak terakomodir sehingga melampiaskannya dengan melakukan aksi. Pembangunan infrastruktur di Maluku harus tetap jalan, kami siap mendorong itu,” ucap Lestaluhu dengan tegasnya. (Qin)