MALUKUnews, Dobo: Panitia lokal Pesparani Katolik ke-3 tingkat Provinsi Maluku yang dipimpin DRS. Arens Uniplaitta didampingi Wakil Uskup Wilayah Kepulauan Aru P. Angky Pontoh, MSC, bertemu Penjabat Bupati Drs. Bram Gainau, Ms, S.Ap yang berlangsung di ruang kernjanya, Kamis ( 23/05), guna melaporkan hasil kerja panitia selama ini.

Uniplaitta dalam laporannya kepada penjabat bupati, mengatakan, secara umum panitia telah bekerja sesuai tugas dan tangung jawab masing- masing seksi. Namun kendala besar yang dihadapi saat ini adalah persoalan pendanaan. Ada beberapa seksi yang merupakan jantung dari kegiatan besar tersebut, seperti seksi acara, seksi perlengkapan dan kesertariatan serta yang lainnya tidak dapat bekerja secara maksimal karena tidak memiliki anggaran. Padahal waktu pelaksanaan event akbar tersebut hanya tinggal mengitung hari saja.

Uniplatitta memintah pertimbangan dari Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, agar bisa merealisasikan dana bantuan dari Pemda untuk panitia local, supaya bisa bekerja dengan baik guna mencapai terget yang sudah ditentukan. “ Pada kesempatan ini saya laporkan, panitia sudah bekerja sesuai dengan tugas dan masing – masing seksi, tapi kendala yang kami hadapi adalah masalah pendanaan “ kata Uniplaitta.

Dia juga menambahkan, dalam kegiatan besar itu peserta yang akan hadir sebanyak 3500 orang serta tamu undangan. Mereka terdiri dari para kontingen 11 Kabupaten/ kota se Maluku, peninjau dari beberapa Keuskupan yang ada di pulau Jawa, Kalimantan,Sulawesi, Maluku Utara dan Papua.

Moment Pesparani Katolik ini akan berlangsung dalam sorotan tema. “ DARI ARU UNTUK INDONESIA “ Sekaligus dipakai sebagai ajang pencanangan PESPARANI NASIONAL pertama untuk umat katolik di tanah Air. (Gus)