MALUKUnews, Dobo: Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Aru, Adyos Ubro mengatakan, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kepulauan Aru harus bersih dari korupsi. Sedangkan syarat paling penting untuk menjadi kepala daerah adalah bebas dari korupsi dan mampu memimpin dengan hati.

" Kami memberikan dukungan penuh kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Aru, Johan Gonga dan Muin Sogalrey (JOIN). Alasannya, karena pada saat mereka memimpin Aru pada masa periode pertama, mereka bebas dari korupsi. Ini adalah sesuai hasil audit BPK,” ujar Adyos Ubro seperti dalam rilsi yang diterima Malukunews.co, Minggu (11/10).

Hal senada juga disampaikan Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Aru, Skifo Karelauw. Ia mengatakan sebagai seorang yang memiliki latar belakang aktivis anti korupsi, dirinya tidak menemukan rekam jejak kasus korupsi yang dilakukan pasangan petahana menggunakan tagline JOIN ini.

Kata Skifo, untuk memilih pemimpin yang berkualitas bisa dilihat dari rekam jejaknya. Sementara pasangan "JOIN" terbukti bersih dan memiliki komitmen kuat terhadap pemberantasan korupsi. Hal ini sudah cukup membuatnya siap memenangkan pasangan "JOIN". "Tidak ada satu rupiah pun yang dikorupsi oleh Johan Gonga dan Muin Sogalrey, sampai hari ini tidak ada temuan BPK. Sebagai aktivis anti korupsi beta mendukung pasangan "JOIN" karena sudah terbukti," katanya ditempat berbeda.

Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Udin Belsigaway. Menurutnya Kabupaten Aru membutuhkan pemimpin yang bersih dari korupsi. Sementara profil yang paling pas dan sudah terbukti anti korupsi ada dipasangan Johan Gonga dan Muin Sogalrey (JOIN).

"Kepulauan Aru ini membutuhkan pemimpin yang bersih, coba lihat apakah pak Johanr memiliki CV ? Apakah pak Calon Bupati dan Wakil Bupati punya proyek selama ini. Tidak ada," cetus Udin. (Red)