MALUKUnews, Ambon: Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Maluku ogah mendukung wacana penyelenggaraan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) partai tersebut pada 2014. Wacana itu dipandang hanya dilontarkan sebagian kecil elite di Pusat, yang tak akan mungkin dilakukan.

Golkar Maluku secara tegas menyatakan mendukung kepemimpinan Ketua Umum Aburizal Bakrie sampai tahun 2015, sesuai keputusan Musyawarah Nasional di Pekanbaru, Riau, tahun 2009. Sebab keputusan itu bukan dibuat orang per orang melainkan keputusan bersama.

"Kita tetap mendukung kepemimpinan Pak Aburizal sampai akhir periode nantinya," kata Wakil Ketua Golkar Maluku, Husen Toisutta, kepada VIVAnews di Ambon, Selasa, 19 Agustus 2014.

Menurut Toisutta, Golkar Maluku berkomitmen kuat mempertahankan kepemimpinan Aburizal Bakrie sampai Munas pada tahun 2015. Menolak juga segala gerakan dan manuver politik yang ingin menjatuhkan Aburizal Bakrie dari kepemimpinannya .

Toisutta juga membantah informasi bahwa ada dukungan dari Dewan Pimpinan Daerah II (setingkat kabupaten/kota) Partai Golkar di Maluku untuk melakukan Munaslub.

"Seluruh DPD II di Maluku tidak akan memberi dukungan kepada pihak mana pun yang ingin menjatuhkan Pak Aburizal. Kita semua masih komitmen untuk mengadakan Munas pada tahun 2015," kata Toisutta. (ren)

Sumber: kompas.com)