MALUKUnews,Ambon: Dari total 906 desa di Maluku, baru sekitar 470 desa saja yang teraliri listrik. Sementara 436 desa sisanya masih hidup dalam kegelapan. Dari data yang dihimpun, kabupaten yang desanya yang paling banyak belum tersentuh listrik adalah kabupaten Kepulauan Aru, dengan total desa sebanyak 112.

Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Maluku, M. Nanlohy, mengakui, bahwa banyaknya desa di Maluku yangbelum tersentuh aliran listrik. "Memang benar, Kabupaten Aru mendominasi daerah yang desanya paling banyak belum tersentuh listrik," ujar Nanlohy.

Nanlohi menjelaskan, rincian untuk Kabupaten Kepulauan Aru terkait dengan desa yang belum teraliri listrik menyebar di tujuh kecamatan, di antaranya kecamatan Aru Selatan, Aru Selatan Timur, Aru Tengah, Aru Tengah Timur, Pulau-Pulau Aru, Aru Utara dan Aru Tengah Selatan dan di dominasi paling tinggi pada Kecamatan Aru Tengah dengan total 23 Desa.

Untuk daerah lain seperti, Kabupaten Maluku Tengah, menurut Nanlohy, baru berhasil ditingkatkan dengan mencapai pekerjaan sekitar 89 persen dengan Presentase 157 desa yang telah teraliri listrik. Sementara yang belum hanya berkisar 14 desa.

Sementara untuk Kota Ambon yang adalah Ibukota Provinsi Maluku, Kata Nanlohy proses penyerapan bagi desa teraliri listrik tuntas dalam artian dari total 50 desa yang ada, semua desa telah teraliri listrik atau tuntas 100 persen. Untuk tahun 2014 nanti, pihaknya telah merencanakan akan menjangkau seluruh area untuk menuntaskan masalah pelayanan kelistrikan di Maluku. Dirinya menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi langsung dengan PT PLN Persero untuk penyelesaian daerah yang belum teraliri listrik itu.

"Guna melakukan pengentasan tersebut, dalam waktu dekat kita akan melakukan koordinasi dengan pihak mitra dan tahun depan, kita akan melakukan sebuah terobosan baru untuk menyalakan semua daerah dengan cahaya dan dibantu dari listrik itu sendiri,"pungkasnya. ( Eda)