MALUKUNEWS, Namlea: Sebagai upaya meningkatkan produksi beras di Kabupaten Buru,Maluku, Bupati Kabupaten Buru, Ramli Umasugi, S.Pi, MM, bersama dengan unsur Fokorpimda setempat, Sabtu (06/07) lalu, menggelar gerakan serempak penanaman padi yang dipusatkan di Desa Waekasar, Kecamatan Waeapo.

Seperti diberitakan sebelumnya, baku lempar antar warga di kota Namrole, Kabupaten Buru Selatan, Maluku, terjadi usai kampanye diologis kandidat gubernur Maluku, BOB-ARIF, Sabtu lalu, dan mengakibatkan satu warga meninggal dan satu orang luka.

Kedatangan para petinggi kepolisian dan TNI dari Namlea ke kota Namrole ini, guna mengetahui pasti kondisi kota Namrole pasca tawuran antar warga sekaligus menidentifikasi lokasi kejadian di Wainono kecamatan Namrole. “ Kami sedang melakukan olah TKP tawuran antar warga Sabtu lalu itu, sekaligus mengindetifikasi lokasi ini dan memintai keterangan dari beberapa saksi. “ Kata Kapolres Buru, AKBP. Wahyu Widiarso kepada Yuli Batuwael dari Moluken.com, Rabu (05/06).

Sementara itu Dandim Buru, Letkol Infanteri I Kadek Subawa mengatakan, kedatangan mereka ke kota Namrole ini, sebagai bentuk kerjasama denga pihak kepolisian untuk ikut ambil bagian dalam kasus tersebut dalam hal pengaman. “ Walaupun kasus ini adalah kewenangan dari pihak kepolisian namun tidak terlepas dari pengamatan kami. Untuk menjaga stabilitas keamanan juga adalah tanggung jawab kami,” ucap Dandim. (Yuli)