MALUKUnews, Ambon: Kendati tergolong salah satu dari 10 daerah rawan berpotensi konflik saat Pilkada, sesuai pernyataan Mendagri Tjahjo Kumolo di sela-sela pemberian pembekalan untuk Kapolda dan Kapolres dalam Apel Kasatwil 2015 di gedung PTIK, Jakarta Selatan, Selasa (11/8) lalu, namun Polda Maluku kini telah siap untuk mengoptimalkan pengamanan.

“Pokoknya yang jelas kita sudah siap. Kita dibantu oleh TNI semua kita libatkan kalau tidak salah itu sekitar 1.000 lebih. Dari dulu memang Maluku tergolong daerah konflik,” tandas Kapolda Maluku Brigjen Murad Ismail kepada wartawan usai upacara peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ke-70 di Lapangan Merdeka, Ambon, Senin (17/8)

Menyangkut penambahan perkuatan personil, Kapolda mangaku akan kaji sesuai situasinya.

“Kita dorong dari sini saja. Semua masyarakat harus dukung. Tahapan beda-beda ada minggu tenang, ada kampenye namun semua personil sudah siap amankan. Menyangkut dana pilkada semua rata-rata masih sekitar 50 persen tetapi tidak ada alasan untuk tidak ada amankan pilkada. Melaksankan pengamanan pilkada itu harga mati tidak ada alasan apapun,” ungkapnya.

Siap Back Up

Menyikapi pernyataan Mendagri itu pula, Polres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease juga siap memback up dengan menyiapkan pasukan untuk dikerahkan untuk membantu pengamanan pilkada.

Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Komaruz Zaman menjelaskan, Polres Ambon yang membawahi empat pulau di Kabupaten Malteng dan kota Ambon memang tetap mengantisipai semua kegiatan di kabupaten lain yang akan melakukan pilkada serempak dan pastinya ada masyarakat yang tinggal di kota Ambon.

“Inilah yang akan dicoba untuk menganalisa kegiatan Pilkada dan pastinya akan ada separuh masyarakat asal daerah yang melaksanakan pilkada berdomisili juga di kota Ambon. Memang Polres Ambon dibuat siaga untuk back upwilayah Polres Bursel. Kemudian untuk pengamanan wilayah kota akan dilakukan di KPU dan Bawaslu Maluku karena berkaitan dengan pilkada. Untuk personil yang cadangkan untuk on call di Polres sebanyak dua SSK,” ungkap Kapolres. (siwalima)