MALUKUnews, Ambon: Persatuan Tinju Nasional Malukuberkomitmen akan menjadikan Maluku sebagai Kiblah tinju Nasional, karena memang Maluku terkenal dengan gudang petinju, dengan demikian harus dibangkitkan kembali.

"Maluku ini kan sudah terpuruk di mana-mana dan mungkin tinju ini bisa mengangkat harkat kita lagi, saya sudah bilang bahwa titik kaya itu adalah menjadikan maluku sebagai kiblah tinju nasional,"ujar Ketua Pertina Maluku, SamLatuconsinna kepada wartawan di kediamannya kemarin. baginya,dari evaluasi saya dari kejurnas sampai dengan piala tinju Gubernur cup yang mana kita sendiri menjadi tuan rumah,harapan kita adalah semoga mimpi kita akan menjadi kenyataan.

"Tujuan utama pengprov pertina adalah, membawa pulang minimal 3 medali emas pada event 19 jawa Barat, kalau dilihat dari evaluasi yang ada dari peta tinju nasional dari daerah-daerah, kita akan melampaui 3 medali emas, itu target kita," tuturnya.

kita harapkan olahraga" lain juga bisa bangkit dengan segudang prestasi demi mengharumkan nama maluku, kalau kita sudah terpuruk, sudah jadi provinsi termiskin, tidak ada menteri, kita harus usahakan ada yang harus kita tonjolkan dan saya yakin tinju bisa.

"Yang jelas kita sudah pasti mejadi tuan rumah untuk pra pon pada november nanti, entah itu menjadi tuan rumah untuk seluruh indonesia atau cuma bagian timur indonesia saja, dan pastinya kita sudah mnenjadi tuan rumah, dan anggaran pastinya sudah ada," tandasnya seraya menambahkan, pihaknya sendiri telah mengkonsultasikan dengan gubernur Maluku juga Ketua Koni dan dukungan dari Ketua DPRD Provinsi Maluku. mereka sudah mengakui anggrannya 1,5 milyar di APBD. "Saya kira 1,5 milyar itu jumlah untuk nama baik maluku, dari pada kemudian uang-uang itu tidak berarti. Semoga dukungan ini menjadi fondasi dasar atlit petinju maluku, untuk betul' mengharumkan nama maluku.

Target pertina di pra PON dalam menggolkan sebanyak mungkin dan petinju maluku untuk ikut pon jabar, target kita kan 3 medali emas, berati yang harus mengikuti lebih dari 3, minimal 10 sampai 15 petinju, kalau bisa juga semua kelas harus diikuti. sehingga banyak yang masuk di pon dan bisa sampai ke final. kalau saya lihat peta yang ada, di gub cup inikan hampir semua,seperti NTT, Sulawesi utara,sulawesi selatan,papua, semua basis tinju ikut. termasuk teman' dari jabar yang menjadi tuan rumah nanti, dan banyak petinju maluku kita yang disana. Yang tidak ada itu 2 provinsi yg potensial dki dan sulawesi barat, tapi itu kita sudah ketemu mereka di kejurnas, dan kita dengan persiapan minim, kita bisa meraih 3 medali emas. "saya yakin sungguh bahwa, ketemu di pra pon nanti kita bisa kalahkan mereka, karena persiapan kita maksimal,"tutupnya. (Eda)