MALUKUnews, Ambon: Bupati Buru Selatan (Bursel), Tagop Soulissa, dinilai gagal dalam mengelola transportasi laut di wilayahnya. Hal ini disampikan Ketua Umum Aliansi Mahasiswa Peduli Rakyat ( Ampera) Maluku, Abas Souwakil kepada Malukunews.co, Selasa (22/10).

Kata Souwakil, salah satu transportasi laut yang urus Pemda Bursel adalah KMP Tanjon Kabat, yang hingga kini belum dioprasikan secara maksimal. Padahal masyarakat Bursel sangat membutuhkan sarana trasportasi itu.

Memasuki sepuluh tahun kepemimpinan Bupati Tagop, ia dinilai belum mampu menyediakan sarana transportasi laut yang baik kepada masyarakatnya. “ Alasan inilah yang bikin kami berani katakan, Bupati Bursel dua periode ini gagal dalam mengurus transportasi laut,” ujar Souwakil.

Lanjut Souwakil, meskipun demikian, ia berharap, supaya Tagop yang masa kepemimpinannya hanya tinggal beberapa bulan ini, supaya segera mengoperasikan KMP Tanjon Kabat, dengan tujuan Bursel-Ambon, maupun sebaliknya. “ Kami sangat mengharapkan itu,” ujarnya.

Bupati juga diminta, supaya segara melakukan campur tangan atas kerja Pimpinan PT. Bipolo Gidin, Zainudin booy, agar secepatnya mengeporesikan KMP Tanjon Kabat itu. “ Zainudin Booy juga kami minta supaya transparan menyampaikan, apa kendala sehingga KMP Tanjon Kabat itu, hingga kini belum juga beroperasi dengan maksimal,” tegas Souwakil. (Maaruf)